NEWS TEMPE – Operasi SAR memasuki hari ketujuh dengan perkembangan signifikan setelah tim gabungan berhasil menemukan 10 korban pesawat ATR 42-500. Tim SAR menemukan para korban di sejumlah titik yang masuk dalam zona pencarian utama. Penemuan tersebut menandai kemajuan penting dalam proses evakuasi sejak insiden kecelakaan udara terjadi.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, tenaga medis, serta relawan terus bekerja tanpa henti sejak pagi hingga sore hari. Mereka menyisir area darat dan perairan dengan mengerahkan peralatan khusus, termasuk drone pemantau, perahu karet, dan alat komunikasi lapangan. Kondisi cuaca yang relatif membaik membantu tim memperluas jangkauan pencarian secara maksimal.
Baca Juga : Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan Jumat 23 Januari 2026, Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan
Koordinator lapangan Operasi SAR menjelaskan bahwa tim memfokuskan pencarian pada sektor yang sebelumnya sulit dijangkau. Tim melakukan pemetaan ulang berdasarkan temuan serpihan pesawat dan laporan masyarakat sekitar. Strategi tersebut mempercepat proses identifikasi lokasi korban dan memudahkan evakuasi.
Seluruh korban yang berhasil ditemukan langsung dievakuasi menuju posko utama untuk proses identifikasi lebih lanjut. Tim medis dan forensik menangani setiap korban sesuai prosedur guna memastikan keakuratan data sebelum penyerahan kepada pihak keluarga. Aparat keamanan juga menjaga jalannya proses agar tetap tertib dan kondusif.
Pihak SAR menegaskan bahwa Operasi SAR akan terus berlanjut hingga seluruh korban dan bagian pesawat berhasil ditemukan. Tim gabungan berkomitmen menyelesaikan misi kemanusiaan ini secara profesional dan penuh tanggung jawab. Dukungan logistik dan personel tambahan tetap mengalir untuk memperkuat upaya pencarian di lapangan.
Melalui kerja sama lintas instansi, Operasi SAR diharapkan dapat segera menuntaskan seluruh tahapan pencarian. Pemerintah dan tim gabungan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban serta mengajak masyarakat terus mendoakan kelancaran proses evakuasi hingga selesai.









