NEWS TEMPE — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan komitmennya untuk memberikan ruang lebih luas kepada generasi muda dalam berpartisipasi di dunia politik. Sikap terbuka ini merupakan bagian dari upaya partai untuk melakukan regenerasi kepemimpinan dan memastikan nilai-nilai nasionalisme terus relevan di tengah perubahan zaman.
Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, mengatakan bahwa partainya tidak hanya membuka peluang bagi anak muda untuk bergabung, tetapi juga memberi ruang aktualisasi dalam struktur organisasi hingga proses pencalonan legislatif dan eksekutif.
“PDIP selalu menjadi partai kader. Kami ingin anak muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut menjadi pelaku dalam politik kebangsaan,” ujar Hasto di Jakarta, Senin (28/10/2025).
Regenerasi sebagai Kebutuhan Politik
Menurut Hasto, regenerasi bukan sekadar kebutuhan internal partai, melainkan keharusan bagi keberlanjutan demokrasi di Indonesia. Ia menilai, semangat dan kreativitas generasi muda dibutuhkan untuk menjawab tantangan politik di era digital yang dinamis.
“Anak muda sekarang lebih kritis, terbuka, dan akrab dengan teknologi. Politik harus bisa berbicara dengan bahasa mereka, bukan dengan cara lama,” ujarnya.
PDIP, lanjutnya, terus memperkuat Sekolah Partai dan program kaderisasi digital sebagai sarana pendidikan politik modern yang menanamkan nilai-nilai Pancasila, kebangsaan, serta kepemimpinan sosial.
Dorongan bagi Politisi Muda
Sejumlah kader muda PDIP juga telah menempati posisi strategis di daerah, baik sebagai anggota DPRD, kepala daerah, maupun penggerak organisasi sayap partai.
“Ini bukti bahwa PDIP memberi ruang nyata bagi anak muda untuk berproses, bukan sekadar simbolik,” kata Hasto.
Ia menambahkan, partai juga membuka pintu kolaborasi dengan komunitas, aktivis, dan wirausahawan muda yang memiliki visi membangun bangsa.
“Anak muda punya idealisme tinggi. Tugas partai adalah menyalurkan idealisme itu menjadi gerakan politik yang konkret,” ucapnya.
Respon Positif dari Kalangan Milenial
Di sisi lain, sejumlah tokoh muda menyambut baik keterbukaan PDIP terhadap generasi baru. Dinda Prameswari, aktivis mahasiswa di Jakarta, menilai langkah partai membuka ruang dialog dengan kaum muda merupakan sinyal positif bagi masa depan politik Indonesia.
“Selama ini anak muda sering merasa jauh dari politik. Kalau PDIP benar-benar memberi ruang, itu bisa jadi contoh bagi partai lain,” katanya.
Dengan pendekatan yang lebih terbuka dan partisipatif, PDIP berharap dapat menumbuhkan politik gotong royong yang segar dan inklusif, sesuai semangat Bung Karno yang menjadi roh perjuangan partai.









