NEWS TEMPE – Keluarga Korban ATR mendatangi Posko Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan untuk menjalani proses pengambilan sampel DNA. Langkah ini menjadi bagian penting dalam proses identifikasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di wilayah Sulawesi Selatan.

Sejak pagi hari, keluarga korban berdatangan ke posko DVI dengan membawa dokumen pendukung seperti identitas diri dan data keluarga. Petugas DVI langsung memandu keluarga mengikuti tahapan pengambilan sampel DNA secara tertib dan terkoordinasi. Tim medis dan forensik memastikan proses berjalan sesuai prosedur standar internasional.
Baca Juga : Tak Ada Firasat, Keluarga Korban Pesawat ATR asal Karanganyar Berharap Mukjizat
Perwakilan Polda Sulsel menjelaskan bahwa pengambilan sampel DNA bertujuan mencocokkan data antemortem dan postmortem. Proses ini membantu tim forensik memastikan identitas korban secara akurat dan ilmiah. Pihak kepolisian menegaskan komitmen untuk menyelesaikan proses identifikasi secepat mungkin tanpa mengabaikan ketelitian.
Beberapa Keluarga Korban ATR menyampaikan harapan agar proses identifikasi berjalan lancar. Mereka berharap kepastian identitas dapat segera diperoleh agar keluarga bisa melanjutkan proses pemakaman secara layak. Meski menghadapi situasi sulit, keluarga tetap kooperatif dan mengikuti seluruh arahan petugas.
Posko DVI Polda Sulsel juga menyediakan layanan pendampingan psikologis bagi keluarga korban. Tim pendamping membantu keluarga menghadapi tekanan emosional selama proses identifikasi berlangsung. Pendekatan ini bertujuan menjaga kondisi mental keluarga agar tetap stabil.
Polda Sulsel mengimbau Keluarga Korban ATR untuk tetap berkoordinasi dengan petugas dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Informasi resmi hanya akan disampaikan melalui satu pintu oleh tim DVI dan kepolisian.
Melalui kerja sama antara keluarga korban dan tim DVI, proses identifikasi diharapkan dapat berjalan cepat dan akurat. Upaya ini menjadi wujud tanggung jawab negara dalam memberikan kepastian dan penghormatan terakhir kepada para korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.









