NEWS TEMPE – Jenazah Pesawat Bulusaraung berhasil ditemukan oleh warga setempat saat melakukan pencarian di lokasi jatuhnya pesawat di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Penemuan ini menjadi titik awal operasi evakuasi korban yang sempat terkendala medan terjal dan cuaca buruk.

Warga yang pertama menemukan jenazah menceritakan kronologi penemuan. Mereka sedang menelusuri jalur sekitar reruntuhan pesawat ketika melihat bagian tubuh korban yang terlepas dan serpihan pesawat. Warga segera melaporkan temuan tersebut ke petugas SAR setempat.
Baca Juga : TNI AU Kerahkan Heli Cek Titik Api Diduga Bekas Ledakan Pesawat ATR di Maros
Tim SAR, Basarnas, TNI, dan Polri langsung bergerak menuju titik lokasi untuk mengevakuasi jenazah. Tim medis melakukan pemeriksaan awal sebelum membawa korban ke lokasi aman untuk identifikasi lebih lanjut. Pihak kepolisian menyatakan akan segera menghubungi keluarga korban setelah proses identifikasi selesai.
Operasi pencarian Jenazah Pesawat Bulusaraung berlangsung intensif sejak laporan hilang kontak pesawat. Tim memanfaatkan radar, koordinat terakhir, serta informasi dari warga sekitar. Meskipun medan gunung dan cuaca berkabut menyulitkan, tim SAR terus melanjutkan penyisiran untuk menemukan korban lain dan bagian utama pesawat.
Pihak berwenang menegaskan keselamatan menjadi prioritas utama. Petugas mengimbangi kecepatan pencarian dengan prosedur evakuasi yang aman. Selain itu, dokumentasi lokasi juga dilakukan sebagai bagian dari investigasi penyebab kecelakaan.
Masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim SAR. Dukungan warga berupa informasi lokasi dan kondisi medan terbukti mempercepat pencarian. Penemuan Jenazah Pesawat Bulusaraung menjadi titik penting dalam misi kemanusiaan ini dan membantu pihak berwenang memperjelas kronologi kecelakaan.
Melalui upaya ini, pemerintah berharap seluruh korban dapat ditemukan dan proses investigasi berjalan tuntas. Penemuan jenazah juga menjadi pengingat bagi publik mengenai keselamatan penerbangan dan kesiapsiagaan saat menghadapi musibah udara.









